Alam Enggan Menangis
Ditengah panasnya prahara
Pernahkah engkau tengarai wahai penguasa
Ini semua bukan salah siapa
Tapi salah kita semua
Lirih angin bertiup
Masih membawa amarah panas
Dari alam yang terbakar
Dari masa yang semakin tak terarah
Jika satu pohon untuk dua nyawa
Kemanakah nyawa-nyawa yang lain
Ketika engkau bakar semua
Engkau musnahkan bibit-bibit ranumnya
Sungguh sang penguasa
Enggankah engkau turun
Melihat negerimu sendiri
Mulai tak tertuntun
Kemana arah langkah
Saat perintah itu hanya secoret kertas
Tanpa makna dan tak bersuara
Justru pedih dan luka dimana-mana
Pedih mata pedih raga
Mengharap kasih dan uluran tangan darimu
Masker-masker menutup mulut
Tapi tidak menutup hati
Yang sudah digerogoti kekesalan
Kekejaman penguasa yang entah kini membela siapa
Ada untuk apa
Dan berakhir bagaimana negeri ini
Duhai illahi Rabbi turunkanlah RahmatMu
Ampuni penguasa yang zalim pada kami
Dalam bentuk perintah
Atau menjajah tanpa kami tahu
#OneDayOnePost
#ODOPbatch7
#Odopday15
Borneo, 26 September 2019
Ditengah panasnya prahara
Pernahkah engkau tengarai wahai penguasa
Ini semua bukan salah siapa
Tapi salah kita semua
Lirih angin bertiup
Masih membawa amarah panas
Dari alam yang terbakar
Dari masa yang semakin tak terarah
Jika satu pohon untuk dua nyawa
Kemanakah nyawa-nyawa yang lain
Ketika engkau bakar semua
Engkau musnahkan bibit-bibit ranumnya
Sungguh sang penguasa
Enggankah engkau turun
Melihat negerimu sendiri
Mulai tak tertuntun
Kemana arah langkah
Saat perintah itu hanya secoret kertas
Tanpa makna dan tak bersuara
Justru pedih dan luka dimana-mana
Pedih mata pedih raga
Mengharap kasih dan uluran tangan darimu
Masker-masker menutup mulut
Tapi tidak menutup hati
Yang sudah digerogoti kekesalan
Kekejaman penguasa yang entah kini membela siapa
Ada untuk apa
Dan berakhir bagaimana negeri ini
Duhai illahi Rabbi turunkanlah RahmatMu
Ampuni penguasa yang zalim pada kami
Dalam bentuk perintah
Atau menjajah tanpa kami tahu
#OneDayOnePost
#ODOPbatch7
#Odopday15
Borneo, 26 September 2019
Aku kudu komen gimana? 😑 Negeri kita, oh sedih😢
BalasHapusBegitulah mbak blum lagi semalam ambon gempa 6,5 skla righter korban juga ada hiks
HapusKelihatannya sedang mengangkat isu negeri ini, yang mulai entah apa yang merasuki mu wahai negara +62..
BalasHapusIya mbk e, bener sedih melihat negeri ini
HapusInilah negara kita, salah satu pertanda kiamat sudah dekat, dzajal bermunculan dalam bentuk yg berbeda beda.
BalasHapusAstagfiruAllah semoga kita senantiasa bisa bertobat atas segala kesalahan aamiinn
HapusNegeri ini sedang "sakit" semoga Allah segera membuka mata hati telinga para penguasa, biar rakyat kembali dibuat bahagia oleh mereka
BalasHapusAamiiinn yaa Allah, sunguh hal itu di rindukan
HapusCuma bisa berdoa untuk kebaikan negeri ini.
HapusSpeechless mbaaa ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜
BalasHapussakit kan mbak eeee hiks
HapusIndonesia memang tidak sedang baik-baik saja 😢
BalasHapusbetul kaka hiks
HapusDiem-diem Bae karena Bang Jae dah dapet atau mau dapet sesuatu. Gak apalah yang jadi korban bukan anak saya :"(
BalasHapusmemang se kejam itu sudah negeri 62...
HapusSedih ya, justru penguasa yang seharusnya jadi pengusung amanah justru bertindak semaunya
BalasHapusBanget mbak nyesek, nyawa taruhannya
Hapus