Kehilangan Retno Kedua Kalinya



Kehilangan Retno kedua kalinya

Masih mengingatnya, perkenalan singkat dengan mu meski hanya lewat suara. Sungguh Aku masih tak percaya mungkin karena Aku terkesan dengan kisah rasa yang sementara tapi bisa membuatku tertawa ketika luka itu singgah. Ya begitulah kiranya ke baperan yang Aku rasakan ketika mengenalmu.


Untuk kali keberapa Aku tak jelas memahami rasa ini, ya wanita memang mudah jatuh cinta ataupun kagum. Akan mahluk lain khususnya laki-laki jujur saja kalian ibu-ibu, mbak-mbak hii kok ngancem. Ah sudahlah Aku hanya ingin berbagi sedikit kisah ini mungkinkah setiap orang yang hadir itu punya reinkarnasi ya? Hayalan macam apa Ret ini, serius nanya bukan hayalan ya.


Beberapa waktu yang lalu, Aku mengenal seseorang sebut saja “Mbong” sebenernya itu hanya panggilan, Aku ga mungkin bongkar identitas orang ya hoo. Dan dia memanggilku “Mbing” kami bertemu via suara dalam salah satu aplikasi yang basisnya memang menggunakan suara tapi bukan telepon, iya bermula dari aplikasi radio android ini lah kami bertemu, berteman dan juga mungkin lebih dari itu. Di kala hubungan komitmen kami sama-sama porak-poranda.

Kami saling mengisi hari-hari dari merasa sendiri sampai merasa saling melengkapi, hingga akhirnya saling tak tegur sapa lagi. Aku ingin mengoreksi semuanya apakah salahnya? Mengutarakan apa yang di rasa dan yang setiap  dirasa itu apakah sebuah perasaan. Walaupun kenyataannya tak harus menjadi seseorang yang dimiliki itu benar adanya kalau membahas soal dunia perbaperan nasional.

Receh sekali tulisanku hari ini, yang jelas setiap kali kamu menemui orang baru bisa jadi orang tersebut seseorang di masa lalu yang belum sempat menyelesaikan misinya padamu, hanya itu yang kurasa saat kali kedua kamu menceritakan sebuah komitmen yang juga kandas bukan karena salah siapa. Tapi memang bukan dia yang terbaik menurut sang pencipta-MU anehnya wanita itu punya nama yang sama denganku “Retno” kali kedua pula kamu melepasku karena merasa pertemanan kita sudah melewati batasnya, atau karena jarak yang jadi penghalang dan memang kamu belum siap melangkah lebih dari ini.

Aku tidak menyesal pernah merasakan hal indah itu walau hanya sesaat, dalam kata dalam suara aku menyimpan kenangan ini, sebagai tanda kamu juga pernah bertempat di tempat yang istimewa  walaupun dalam sekejap mata. Hari inipun Aku tuliskan kisahmu dan kisahku ya karena Aku mengingatmu dan berharap kamu dalam keadaan baik-baik saja terlepas sekarang kamu mungkin sudah menemukan seseorang pathner yang baik jadi pasanganmu.

“Mbong terimakasih ya pembelajarannya, dan jadi tempat pendengar kisahku dalam tangis juga tawa”

Sebelum kita benar-benar tidak komunikasi kamu berpesan padaku

“Kamu cewek baik dan hebat, kamu bakal dapat yang lebih baik lagi dan suatu saat kalau kita di pertemukan lagi semoga semua sudah baik-baik saja”

#spoonradio#AkuDanKenaganmu
#OneDayOnePost
#ODOPBATCH7
#Odopday17




Komentar

  1. Ahhh, kok ya sama, aq mau bikin cerita kayak gini, hubungan pertemananq dgn teman baikku di kala itu, porak poranda karena ego qt...hmm sedih rasanya kehilangan teman baik, tapi apa daya, cara berpikir kita berbeda, akhirnya yang dulu dekat jadi jauh amat..hiks

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kan mbak padahal ego saja, ga harus berakhir hilang komunikasi krn ga semua rasa memang bsa terbalas

      Hapus

Posting Komentar