Pedesnya Bahagia


Pedesnya Bahagia

Pedes kok bahagia gemana si ceritanya?
Kalian pecinta pedes pasti paham, atau yang suka tantangan. Itu loh dua sisi yang beda antara pecinta pedes dan tantangan, beda bagi yang ga mau belajar lebih jauh. Coba kita belajar bareng yuk, pedes itu rasa yang menatang bukan! katanya pedesnya cabe itu nagih satu belum pedes, dua juga rasanya kurang nampol nah ketika makin bertambah porsi cabenya maka akan bertambah pula sensasinya.

Bener apa salah coba, maksud yang kita pelajari rasa pedes juga tantangan. Begitu pula meraih sebuah ke suksesan dan kebahagiaan, pecinta pedas sekaligus pecinta tantangan tahu betul semakin kepedesan akan semakin puas tuh nyolek sambelnya ehee😁😁. Kenapa karena terkadang sesuatu yang membuat kita bahagia itu ga melulu langsung dikasih sama Tuhan.

Tapi melalui proses panjang, pahit getir sampai muntah bahkan muak dengan suatu keadaan tapi kalau kita berhenti di area itu, maka kepuasan dan sensasinya akan hilang begitu saja. Tapi ketika kita berjalan bahkan merangkak maka kita akan tahu persis berakhir seperti apa sebuah tantangan yang kita ambil dan pelajari.

Maka dari itu jangan mudah mempelajari hal dari sebuah sisi saja, pelajari lebih jauh agar kamu dapatkan suatu hal lebih juga dari porsi rata-rata orang lain kebanyakan mendapatkannya.
Beberapa hari yang lalu, saya pelajari hal ini padahal udah sering banget makan pedes atau pakai sambel. Tapi sensasinya beda banget ketika makan bersama-sama orang yang mengasihi kita yang jauh dari keluarga dan orang tua, bukan berarti tak bahagia jadi anak rantau tapi memiliki keluarga baru di tanah rantau merupakan kebahagiaan tersendiri untuk jadi tempat berbagi entah cerita atau bisa makan dari masakan bersama, terimakasih dedek dan ibu yang bersedia menerima saya sebagai keluarga.

Sebagai anak rantau rasa bahagia memang nampak lebih sulit di cari atau sebaliknya kelewatan mendapatkan hal-hal baru yang membuat bahagia hingga melupakan tangung jawab utamanya apa tujuan berada di kota itu, bekerja  untuk meraih impian dan mewujudkannya bersama keluarga atau sekedar senang-senang saja. dapat teman dari manapun bagiku suatu hal yang patut di syukuri karena tak jarang sekarang yang banyak salah mendapatkan teman sebagai acuan atau bahasa gaulnya si freind fake. Sobat odopku mari saling menasehati dan mengingatkan ya kalau salah satu dari kita mulai melupakan tangung jawab ngodopnya ehee

Mari terus belajar

#ODOPBATCH7
#OneDayOnePost
#Odopday2


Komentar

  1. Aku sukak pedaaasss...karena makan dengan yg pedas2, sensasinya makin bertambah, tambah nikmat hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. wahhh wahhh dapet temen- temen pecinta pedess hiii saling follow ya ka, mau main juga blog kaka. sensasi pedes emang ga bisa di duga

      Hapus
  2. Iya benar, mendapatkan teman dari manapun harus kita syukuri. Karena terkadang kita banyak mendapat ilmu dari mereka, namun harus berhati-hati juga dalam memilih teman. Bukan seba apa? Terkadang kekurangan kita bisa dijadikan senjata untuk menikam kita.

    Ah, bicara tentang 'pedas' aku jadi baper deh😊 Eh lapar!πŸ˜‰

    BalasHapus
    Balasan
    1. betullll sekali ka Riana apa lagi kadang ada yang sebab kenalnya bukan niat yang baik, jadi harus tetep waspada si heee.. nahhh hayuksss bkin sambelll ^_^

      Hapus
  3. Pedes itu kalo ditulisan nampol. Bikin trinspirasi ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. hayuks ka saling tampol hiii ehh saling menginspirasi semangatsss

      Hapus
  4. Pedes ditambah makannya bareng bareng. Udah nasi berpiring piring ngga bakal kerasa πŸ˜‚πŸ˜‚

    BalasHapus
    Balasan
    1. pengalaman ya ka jihan juga hiii magicom di angkat pokoknya hiii

      Hapus

Posting Komentar