Untukmu Kawan


Untukmu kawan

Masih tak percaya rasanya kamu sudah lebih dulu kembali padaNYA, husnul khatimah kawan karena kamu disayang olehNya dari semua tindak tanduk dan perilaku ceria, keramah tamahanmu kepada siapa saja yang engkau kenal.


Sungguh masih seperti sebuah mimpi di siang bolong tepat di hari pergantian Jum'at ke hari Sabtu minggu yang baru berlalu, mengapa Grup angkatan semasa study dulu begitu ramai sepagi ini. Ternyata kawan-kawan semua mengabarkan kepergianmu untuk selamanya, dari rasa sakit yang sebentar saja menjadi jalan kembalimu pulang.


Sejatinya kami sebagai kawan yang kini berjauhan tempat berkaryanya, hanya bisa saling berjumpa lewat dunia maya dan kabar melalui benda kotak yang disebut Handphone ini, terakhir berinteraksi denganmupun ketika bersua di penelitian lanjutanmu untuk membantu sebagai pengawas tugas akhirmu. 


Itupun perjumpaan yang sangat singkat.
Tak ada yang berubah kawan dari tiap karaktermu, tetap ceria kala itu dan juga dengan segala ramahmu kita bercerita. Padahal study lanjutan kita berpisah kota tentunya. Yaa Rabb yang membuat air mataku pecah kala itu karena Aku sangat-sangat sering berinteraksi denganmu semasa satu perjuangan dulu di kampus dan jurusan yang sama.


Kamu sosok kawan yang tak pernah membeda-bedakan, mengkotak-kotakan meskipun tahu semasa itu kelas reguler kita berbeda. Tetap menunggu kawan saat mungkin laporanmu sudah usai, iya tak seakrab itu kita bagi semua teman satu angkatan tapi seringnya berinteraksi membuatku mengerti betul karaktermu.
Sampai hari ini,Aku tuliskan ini dengan menggenang di sudut mata mendengar kabar tentang jagoan kecil serta pasanganmu yang tentunya berusaha ikhlas melepasmu bersama keluarga. 


Hati begitu merasa tenang,jagoan kecilmu sungguh luar biasa kuat melepas kepergian mamanya,sekali lagi ku ucapkan untukmu kawan  husnul khatimah Allah sayang Ni'mah, sayang kamu melebihi kami sehingga kamu kembali lebih dulu.


Mari saling mendoakan walaupun alam kita sudah berbeda,tunggu kami juga yang pasti akan kembali kesana. Dalam kenangan dalam do'a untukmu kawan surga yang terindah dariNya
Untukmu sahabat  Saidatun Ni'mah bioinfect 2008


Maaf hadiahku hanya sebuah kenangan sampai kapanpun tersimpan disini
Dan tentunya do'a-do'a untukmu dan semua sahabat-sahabat dimanapun berjumpa.






#OneDayOnePost
#ODOPbatch7
#Odopday12

Komentar

  1. Sedih ya Allah๐Ÿ˜ข aku pernah kehilangan seorang sahabat laki-laki yang aku anggap dia adalah kakak, sahabat, juga musuh. Kenapa aku anggap dia musuh? Karena dia selalu tidak mendukungku ketika aku harus pergi meninggalkan anak2ku, dia ingin aku selalu ada untuk anak2ku. Tapi, keadaan yang memang mengharuskan aku pergi dan dia meninggal ketika aku terbang ke sini๐Ÿ˜ข

    BalasHapus
  2. Hiks2 tambah perih momi denger ceritanya juga, iya klo udah temenan banget nyesek kalau udah begini berbeda alam

    BalasHapus

Posting Komentar