Ikut event
Entah mengapa kebahagiaan tersendiri saja rasanya, ketika dikejar-kejar deadline tugas dunia nyata atau agenda yang lain. Tapi masih bisa menulis untuk suatu event atau tugas lain, seru memacu adrenalin diri sendiri kadang yang males-malesan mendadak mencari bahan, mencari segenap pemikiran, memandangi sesuatu disekitar kiranya menjadi bahan mentah untuk jadi bahan masak dalam bentuk kata ataupun kalimat.
Mungkin ini yang selalu membuat ku, tak ingin berhenti di tiap bulannya ada saja event apapun aku ikuti kalau bisa dan mampu, entah itu mengasah tulisanku atau mengasah bakatku yang lain yang masih suka sembunyi. Bukan sekali dua awalnya coba-coba tapi ketagihan hii.
Pernah dulu juga mengikuti event menulis tapi lewat aplikasi radio android yang notabene aku juga siaran didalamnya, tapi melalui akun family di radio itu sebut saja T-Bow family. Pada saat itu saya ikut-ikutan saja menulis pengalaman saya berkaitan dengan radio android itu.
Tak menyangka dan tak menduga, malah masuk tiga tulisan harapan terbaik dan rewards nya memang ga seberapa kalau dibilang reward iya pulsa 25.000. Tapi yang aku kesel sekaligus bangga kenapa hanya beda beberapa point dari terbaik tulisan harapan dua, yah begitulah kompetisi pasti keputusan juri tidak bisa digangu gugat.
Tidak marah apalagi sampai berkepanjangan kesalnya, yang aku tekankan pada diri perbaiki. kamu kan menulis itu dalam semalam saja Wajar banyak komponen yang kurang dan juga memantapkan isi ceritanya, yang penting kamu mencobanya dan jangan berhenti ya untuk mencoba.
Tidak marah apalagi sampai berkepanjangan kesalnya, yang aku tekankan pada diri perbaiki. kamu kan menulis itu dalam semalam saja Wajar banyak komponen yang kurang dan juga memantapkan isi ceritanya, yang penting kamu mencobanya dan jangan berhenti ya untuk mencoba.
Begitu juga yang aku terapkan di kehidupanku, gagal pada suatu hal cobalah lagi hal lain jangan menolak apapun selagi itu pekerjaan atau perbuatan yang bisa dipelajari dan masih dalam kaidah-kaidah yang lurus. Pun sekarang aku sangat menikmati diantara mumet dan puyengnya event yang aku tulis ini One Day One Post atau Odop aku masih mengikuti event belajar menulis qoute dengan pathner wadah menulis lewat aplikasi instagram.
Dua deadline tiap harinya ku pikirkan, eh tiba-tiba wadah menulis lainnya menawarkan event yang temanya sungguh aku sukai. Ikutlah aku dan alhamdulillah terciptanya sebuah karya puisi bertema "Rumah" dag dig dug terpilih atau tidaknya tulisanku dalam buku tetap berharap walaupun prosesnya itu yang lebih mendebarkan.
Mendownload sertifikat onlinenya saja aku sudah bahagia artinya kemumetanku tidak sia-sia,
Semangat sahabat ODOP kita rampungkan sampai akhir ya insyAllahπ€ππππ€©

di paragraf kelima kayaknya salah ngenter itu mba..
BalasHapus"tidak marah apalagi sampai..."
Ehee iya ka, kepanjangan ngenter ya hii mksh sudah diingatkan kaππ
Hapus