Pukul 4 

Maha besar Allah dalam mencipta sesuatu, bukan tanpa sebab bukan tanpa makna. Entah mengapa ada saja yang ingin aku pelajari dari mahluk-mahluk Allah yang bernama tanaman.


Yang bu ibu suka bunga, suka tanaman penghias rumah atau mbak-mbak yang koleksi tanaman hias mestinya tidak kaget dengar nama bunga pukul 4. Keunikannya terletak pada nama juga filosofinya mengapa bunga ini dinamakan bunga pukul 4.


Karena bunga cantik ini, mekar hanya menjelang pukul 4 sore. Atau jam sholat ashar benar adanya si (Mirabilis jalapa) ini memang sangat unik, dia bisa mendeteksi kehangatan suhu melalui mekarnya mahkota.


Jadi, ketika suhu mulai menghangat dia mekar dan saat suhu mulai dingin dia akan mengatupkan lagi mahkotanya. Maha besar Allah menciptakan sesuatu sebagai bahan pembelajaran hidup bagi hamba-hambanya yang berpikir.


Tanaman semenarik itu saja di bekali cara adaptasinya, lalu bagaimana kita manusia hamba yang sempurna Allah ciptakan. Sudahkah kita beradaptasi dengan baik dengan lingkungan apakah justru terbawa lingkungan itu sendiri, belajarlah dari apapun mahluk Allah yang dicipta agar kamu berpikir sejauh mana sudah kamu jalani hidupmu.


Tiada mungkin kamu diciptakan tanpa ada suatu tugas dan makna dibaliknya, seberapa sering kamu merenung, sebanyak apa kamu bermanfaat untuk mahluk Allah yang lain. 


Temukan cara secepatnya untuk adaptasi pada seluruh aktifitasmu, jadi saat kondisi mulai dingin dan tak mampu kita kuasai bisa di adaptasi minimal menyiapkan selimut yang menghalau dingin tadi dan terus berkarya.



Sebait kata yang di rangkaipun bisa mempengaruhi hidup orang lain, belajarlah dari sekitarmu apapun itu. Pukul 4 mengingatkanmu sholat ashar harus tepat waktu jangan dilambatkan atau mengatup hidupmu tiada yang tahu Self reminder.







#OneDayOnepost
#Odopbatch7

Komentar