Love Complicated I Called Complicated Love






Review Love Complicated I Called Complicated Love
Judul            : Love Complicated I Called Complicated Love
Penulis          : Sintha Dwi Wulandari
Penyunting   : Tesa Darma
Penata Letak : Tim One Peach Media

Kumpulan cerpen dari mbak Sintha ini benar-benar membuka pemikiran baru cinta ga melulu membahas romantismenya saja, tapi menilik sisi-sisi lainnya contohnya problematika yang ada di dalam kisah percintaan itu sendiri, selain memberikan gambaran-gambaran problematika masalah asmara juga memberikan pembelajaran baru dalam hidup tak semua yang kita harapkan selalu terjadi di kenyataan atau kita belajar setiap perjumpaan bukanlah akhir perjalanan.

Kecewa sakit hati merupakan proses pendewasaan seperti kisah Amanda, Arman dan juga Bagus di Awal cerita “I Can’t Smile Without you” ada kalanya hati yang amat sabar menunggu akan mengalami yang namanya kejenuhan, menemukan hal baru setelah harapan patah adalah cara yang paling ampuh untuk membantu hati membaik.

Tapi sekali lagi setiap hati akan kembali ketika keegoisan pergi dan ketulusan menempati relung nurani meski waktu terkadang sudah terlambat.  Wahhh semelankolis itu sih cerita cinta Armand an Amanda yang nyata nya kesejatian cinta justru di dapati dari bagus, ada beberapa kalimat yang sangat saya sukai melihat kedewasaan seseorang dari Amanda.
“Man, aku sempat terpikir untuk kembali sama kamu. Tapi kalau aku kembali sama kamu dan kita menjalin hubungan entah kenapa hatiku ini seperti dipaksakan untuk mencintai kamu, ini nggak adil buat kamu dan aku. Nggak adil buat kamu kalau aku mencintaimu karena rasa kasihan bukan murni dari hatiku”.
“Everyone Deserves to Get the Happinese
Masa muda sarah,Deva dan Chaca dipenuhi gairah-gairah manja remaja yang menemukan jati diri dan juga masa-masa pendewasaan dalam berpikir segala hal, terutama menemukan sosok cinta masa muda hingga sebuah pernikahan. Yang sangat saya rasakan sentuhan hati di tiap tulisan mbak Sintha perihal kedewasaan yang lagi-lagi ditunjukkan tokoh Sarah kali ini yang terkhianati cinta sejatinya di masa remaja.

“Maaf Deva, Ucap sarah perlahan dengan suara bergetar “Setiap orang punya kesempatan, setiap orang berhak atas kebahagiaannya sendiri, dan aku memilih untuk memberikan kesempatan buat diriku untuk bahagia”.

Di bab ketiga pun masih disuguhkan mbak Sintha perihal sebuah kegagalan bukan berarti akhir dalam menemukan cinta sejati dalam hidup buktinya Liana yang bertahun lepas dari Deffa meski kembali tidak dengan status yang sama tak membuat Liana ragu untuk “Jangan kapok jatuh Cinta lagi” dengan orang yang sama namun status dan pengalaman sudah  yang berbeda.

Cinta lama bersemi kembali lebih tepatnya bagi sebagian orang sikapyang bodoh tapi kalau jodoh sudah tertulis mau bilang apa orang lain.  

Di bab ke empat ini mbak Sintha memuat salah satu problematika yang menyeruak di waktu ini anak-anak muda yang memiliki paras cantik maupun ganteng jangan sampai kalian menjadi layaknya “Raka oh Raka” memanfaatkan anugerah Tuhan untuk bermain - main api dan juga membuat orang lain tersakiti dari wajah hingga lisanmu. Sungguh ya seorang playboy maupun playgirls itu bukan suatu hal yang positif yang kalian akan bisa beres di setiap jalannya, yah ibarat kata “Sepandai-pandainya tupai melompat pasti ada masanya akan jatuh”.

Dari kesemua yang meruntuhkan pertahanan membaca kumpulan cerpen ini, cerita pamungkas yang menyentuh ya persis judul buku ini. “Love Complicated I Called Complicated Love” kisah cinta yang bertebuk sebelah tangan antara Alana, Riza dan melati sang masa lalu Riza. Sebenarnya selalu kehabisan kata jika harus membahas mahkluk Tuhan yang lima huruf ini, apalagi membeberkan segenap problematikanya seorang yang mengagumi dalam diam kemudian dikabulkan mimpinya oleh Tuhan untuk memiliki cinta itu namun hati dan pikirannya menjadi milik orang lain.

Adakah yang sanggup kiranya kala kisah hidup Alana yang begitu mencintai suaminya itu meskipun hasil perjodohan namun sosok Riza memang lelaki yang diidamkannya sejak lama, namun sebaliknya Riza lelaki yang tak semenawan itu setelah menjadi seorang suami untuk Alana. Karena hatinya tertinggal di mantan kekasih nya yang dulu ya sebut saja melati, masa-masa pengorbanan Alana dimulai sejak hari dimana dia pindah ke rumah Riza dan menjadi seorang istri justru perlakuan seorang istripun tak ada.

Yang ada satu demi satu luka menganga di hatinya karena lisan sang suami yang dinikahinya itu, sampai Alana berhasil megalah dengan egonya memutuskan akan menyatukan hati suaminya itu kepada mantan kekasihnya dulu. Sesakit sakitnya wanita disakiti lelaki yang dicintainya sejak masa remajanya itu lebih sakit lagi ketika orang yang kita cintai berhasil dilepas dari gengaman untuk memeluk wanita lain.

Dari buah kesabarannya menghadapi segala kenyataan hidup yang begitu pahitnya Alana mendapatkan kado istimewa dari Tuhan buah rasa sayangnya itu terwujud melalui kepergiannya untuk menjauh dari Riza dan juga Melati tak lepas dari kedewasaan  Melati yang sudah ikhlas melepaskan Riza seutuhnya dari hidupnya.

“Ayo berangkat sekarang, takutnya macet penerbanganku jam tujuh lewat ajak Alana pada Riza meski kakinya sangat berat untuk iya langkahkan.Riza bergegas membantu Alana membawaakan barang-barangnya. Sama dengan Alana, ia pun berat untuk melangkahkan kakinya.

“Za aku pamit ya, Aku minta maaf kalau sudah mengacaukan semuanya, sekarang kamu harus bisa memenangkan hati  melati. Semangat ya” Alana mengucapkan kata perpisahan.

Dari pada sahabat Odop penasaran, buruan deh baca ya dan cari di toko buku terdekat kalau ga bisa beli online di situsnya One peach Media, siap-siap meleleh pertahanan mata air eh air mata kamu lewat tingkah Alana yang sangat supel ini.
#TantanganRCO
#TantanganpertamaRCO



Komentar

Posting Komentar