HANYA KARENA
SERAGAM
Paradigma masyarakat kita yang sudah mendarah daging,
ketika seseirang bekerja menggunakan seragam nampaklah semuanya sempurna bahkan
dalam perihal memilah dan melmilih jodoh kriteria seragam pun bisa jadi
sorotan. Bagaimana semua tidak menjadi sebuah budaya karena semua lapisan masyarakat
bisa dikatakan sebagian besar begitu menilainya.
Seragam no. 1 dalam melihat sisi seseorang dalam
pengabdian maupun tingkat sosial di masyarakat, sebentar saja kalian melihat video
dibawah ini teman-teman bagaimana seorang ibu menyarankan anaknya menikah
dengan seorang yang berseragam. Dan tidak segan-segan untuk tidak memberikan
restu jika calon pasangan anaknya bukan seseorang yang tidak berseragam.
Ingin sekali merubah cara pandang masyarakat kita yang
semakin menyempit saja perihal suatu profesi yang berseragam, kasian
kawan-kawan jika semua dinilai yang berseragam mestinya emak-emak, mama-mama
yang kerja dirumah berseragam dasterpun harus diberikan penghargaan karena keteladanan
mereka dalam merawat keluarganya.
Namun pada kenyataannya yang berseragam tak juga
senantiasa dalam bentuk pekerjaannya yang sempurna, masih banyak kekurangannya
di dalam seperti gaji atau insentif yang tak selalu turun dalm kurun waktu yang
tepat. Belum lagi sekarang bukan oknum yang berseragam justru menyalahkan
jabatan maupun kekuasaanannya.
Tulisan saya tak bermaksud menuduh satu atau dua pihak
tertentu, tapi mengoreksi bagaimana cara pandang masyarakat kita yang semakin
sempit menilai seseorang ataupun individu dalam kehidupan. Padahal derajat
seseorang bukan melalui bagaimana seragamnya tapi melalui akhlaknya dalam
menjalani kehidupan dan juga kepada sang penciptanya.
Oleh karenanya jangan cap seseorang hanya melalui
lahiriahnya saja, meskipun seseorang itu bekerja tak menggunakan seragam bukan
berarti dia juga tak layak dihargai, bukankah di luar negeri khususnya di luar Negara
kita seorang pengusaha yang memiliki perusahaan dan juga anak cabang yang
mungkin lebih dari 10 perusahaan saja kekantor bisa dengan kostum yang santai. Tergantung
perusahaannya bergerak di bidang apa.
Pengusaha dari usaha kecil menengah juga menggunakan
kaos oblong pun jadi menjalankan outlet atau
café pribadinya tanpa seragam, santai saja menghadapi dunia ini jangan terlalu
keras menilai orang lain. Gencar-gencarlah menilai diri sendiri agar mudah
instropeksi dari pada menghakimi.
Owh iya satu lagi hari gini banyak sarjana yang
memilih tidak berseragam karena ingin jadi atasan di perusahaan atau kerjaanya
sendiri, sebagai contoh sarjana pertanian bukan kah tetap kekebun memakai
kostum kebun atau lading tapi mereka juga seorang sarjana.
Tak ada yang salah dengan seragam atau tidak dalam
menunaikan sebuah kewajiban, yang salah adalah ketika kita sudah diamanahi
dalam bentuk seragam kemudian kita melenceng melakukan sesuatu dengan seragam
itu. Jujur jika teman-teman merasakan sekarang menjadi seorang individu yang
berkarya dengan seragam mestinya teman-teman tahu percis, bagaimana beratnya
menyandang tangung jawab itu jika kita sampai melenceng dari sebuah kewajiban
dalam seragam itu sendiri.
Adahal yang memang harus senantiasa dikoreksi
kadang-kadang jika sudah jadi sebuah kebiasaan di masyarakat kita, membiasakan
sesuatu yang salah itu membahayakan sekali sedangkan membiasakan yang benar
dalam kehidupan sehari-hari itu banyak yang menentang kenapa karena yang salah
banyak pengingkutnya sedangkan yang benar sedikit sekali pengikutnya.
Cobalah pahami kembali cara pandang atau cara menilai
kita pada orang lain, terlepas apa saja jabatan, posisi bahkan lapisan
kehidupannya karena seragam merupakan salah satu pembatas lapisan masyarakat
dalam menentukan kepada siapa memberikan penghormatan.
Seragam memang identitas tapi bukan tolak ukur dalm
menilai seseorang taraf sikap dan sifat. Lebih berhati – hati dengan apapun
yang diamanahkan itu lebih utama.
betul sekali, don't judge the book by the cover :)
BalasHapusbagus tulisannya kak :)
Terimaksih kaka bener sekali
HapusMungkin mereka bisa lihat secara dahir aja, karena ngga ada yg bisa lihat hati seseorang. Tapi kalo liat dari baju sih aku NO yah 😂😂 cuman kalo dalamnya baik biasanya luarnya juga ikutan baik.
BalasHapusMestiny gitu liat dari dalem dulu tp hati ga keliatan ehe
Hapuscari jodoh yg akhlak, adab dan agamanya baik ya mba Re, biar bias selamat di dunia dan akhirat bersama2..allahumma amin
BalasHapusAamiiinn yaa Rabb, mksh perhatiannya mbakku
Hapus