Petualangan hari ini
Banyak dapat pelajaran kembali hari ini? Dimana hidupmu bisa jadi lebih
beruntung dari pada orang lain, namun disisi lain hidup orang lain juga
memiliki banyak makna dan juga hidupmu untuk jadi bahan pembelajaran satu sama
lain.
Berteman dengan anak-anak yang lebih muda dari ku bukan membuatku malu
sama sekali tapi , menyelaraskan sikap dan prilaku tetap perlu. Dapat nilai
plus nya jika kalian berfoto sama kok imutnya wkkwwk maksa.com.
Bukan ya teman-teman aku nya bercanda aja tu, hari ini berawal
menghadiri selamatan pindahan rumah atau bahasa bugisnya (Betajak) apa ya
selametan mendirikan sebuah rumah masyarakat sini. Yang bikin takjub itu perjalanan
menuju kawasan rumah adiknya.
Medan pertempurannya luar biasa, dimulai jalan aspal super mulus sampai
masuk ke bebatuan tanah merah dan balik ke tanah lahan gambut. Barulah sampai
di perumahan guru alias rumah adik yang kami tuju, perjalanan dari pusat kota
sampai keplosok rumah si adik sungguh luar biasa membuat jadi sebuah pengalaman
baru yang benar-benar menyenangkan.
Seperti menemukan oase di tengah padang pasir desa Karya Bakti ini berada
ditengah-tengah hutan juga kebun sawit dan karet, manalah habis piker ditengah
hutan yang luas ini ada rumah-rumah sampai gedung Sekolah Dasar ataupun Sekolah
Menengah Pertama. Tapi kondisi sekolahannya memang perlu ditinjau ulang oleh
pemerintah bukan bermaksud menyalahkan pemerintah setempat tapi agar lebih
diperhatikan kemudian.
Setelah kenyang memakan segala hidangan dirumah si adik Maria ini, Tujuh
Bidadari termasuk adik Maria membawa kami berkeliling ke Sekolah Dasar sampai ke Sekolah Menengahnya.
Ada satu keunikan atau keprihatinan namun kami semua tertawa akan hal itu sedih
ketika dik Maria menceritakan siswa dan siswi di kelas 6 SD itu hanya memiliki
2 siswa.
Kami mengibaratkan kami lah guru disitu laksana privat jika salah satu
diantara mereka sampai tidak masuk atau sekedar ijin kesekolah karena sakit, karena
kami bertujuh semuanya berlatar belakang seorang pendidik, antara sedih atau
bangga ditengah keterbatasan isi sekolah didalamnya anak-anak disekitar disitu
tetap semangat bersekolah.
Guru-guru disitupun demikian, besar jasa para guru-guru yang bersedia
tinggal diplosok untuk mencerdaskan kehidupan anak bangsa, beranjak ke sekolah
SMP sedikit lebih layak di katakana sebuah sekolah meskipun pada dasarnya tetap
membutuhkan perhatian pemerintahan setempat.
Semoga saja di kemudian hari, pemerintah akan lebih sering meninjau
dawerah-daerah pengembangan desa itu sendiri, disana masyarakatnya campuran ada
penduduk asli dan lebih banyak penduduk transmigrasi dari daerah kepulauan jawa
maupun Lombok.
Sungguh pengalaman luar biasa semalam menjadikan banyak refleksi diri
sendiri, dikala kamu mengeluh ternyata diluaran sana anak-ank sampai orang
dewasa harus melalui beberapa kilo agar sampai ke kota salut kepada
pegawai-pegawai tenaga kontrak maupun honorer dan juga sipil yang bersedia
sampai di daerah-daerah pengembangan.
Meskipun begitu disana prekonomian cukup maju sentra penghasilan
perkebunan dan sayur mayor yang juga jadi bagian perkembangan desa, teruslah
mencari petualangan baru untuk menjadi pembelajar setiap kali kita kunjunginya.
Ada beberapa potret yang akan saya sematkan di keindahan panorama khas daerah
desa yang masih sejuk dan asri.
Kami tentu saja ada ambil bagian didalamnya ehe, senang mengenal kalian
adik-adik meski usia terpaut jauh tapi karena satu background dari pendidikan
membuat kita cepat sekali akrab dan saling adaptasi, mengingatkanku ingin
menjadi bagian pendongkrak kemajuan pemuda yang kemudia harus ku akhiri karena
rekan-rekan tak lagi sejalan.













Komentar
Posting Komentar