Tantangan Pekan Dua



Kabhi  KhUshi Kabhie Gham

Sejujurnya masih bingung sampai tulisan ini tertuang, tugas kelas nonfiksi minggu kedua benar-benar menunjukkan pesonanya bagaimana tidak,meriview sesuai niche blog. Sedangkan blogku masih gado-gado dalam artian belum kupusatkan dalam satu titik yang dituju.

Masih meyakinkan diri untuk menjadi motivator minimal untuk diri sendiri dan melalui tulisan ku, tapi memang tak semudah itu ya jadi seorang pemotivasi apalagi lewat kata-kata kadang-kadang dilanda moodyan saat memiliki masalah yang pelik. Eh kok jadi curhat kan hee.


Baik mari dimulai saja, meriview salah satu film kaporitku eh favoritku iyaps yang doyan alias demen alias suka india pasti sudah ga asing lagi denger “Kabhi kushi Kabhie Gham” yang terlintas apa coba buat kalian. Kalau aku namanya favorit ya iya langsung suka sama pemainnya dua-duanya aktor utama kesayangan eh kesukaan couple Sharukhan dan Kajol. Karena tugas kali ini mengulas tentang suatu produk .

Film produksi dari india ini merupakan drama keluarga yang syarat akan makna ikatan antara anak dan orang tua, ikatan seorang keluarga besar dengan keluarga yang tak sehubungan darah dan juga ikatan percintaan anatara Anjeli dan Rahul yang membuka mata banyak orang.

Cinta memang bisa menghancurkan semua jika pada tempat yang salah tapi ikatan cinta juga bisa menjadi sumber kekuatan bagi siapapun yang siap menerima ikatan cinta itu sendiri meski ridho dan restu orang tua juga menjadi salah satu jembatannya bersatu dua insan yang beda pemikiran juga isi hatinya.

Yang sangat bisa dipetik dari film kesukaan ini, mengoreksi kembali antara sifat dan sikap orang tua terhadap anaknya yang disini sikap Amitha Bachan kepada Shahrukhan. Karena terkurung tradisi dan adat turun temurun keluarga besar Richand sedikit saja kesalahan yang dilakukan si Rahul alias Shahrukhan  jatuh cinta pada kajol si gadis lugu dan ceria keturunan orang biasa bukan berada menjadi pemicunya menghancurkan harmonisnya keluarga besar.

kedekatan adik kaka yang di dapatkan karena kasih sayang yang tulus sejak masih kekanakan hingga saling dewasa tetap dikemas apik dalam film ini, padahal pada nyatanya tak jarang saudara angkat dengan anak kandung tak bisa dekat tapi dari film ini kita belajar makna saling kasih mengasihi tanpa tahu dahulu latar belakangnya siapa pada si Shahrukhan ini.

Cerita sedikit ya tiap kali nonton film ini sendiri maupun bareng teman apalagi orang rumah langsung membangkitkan gairah dan rasa kasih sayang begitu kuat antara kita dengan keluarga, asalkan kalian ingat meskipun kita mengalami berbagai kegagalan siapa yang selalu ada untuk kita jika bukan keluarga.

Jangan lupakan mereka dalam keadaan senang, sengsara apalagi dipenuhi kekuasaan hingga menjadi merasa tinggi sekali seperti tidak bisa memberikan ruang bagi orang lain untuk menggapai. Sebenarnya begitu banyak pesan moral dan motivasi buat siapa saja yang nonton film ini:
  • Pesan untuk orang tua maupun calon orang tua “jangan memaksakan kehendakmu pada anak sekalipun kamu merawat dan menjaganya sampai dewasa sebab itu hak mereka belajar membuat pilihan.
  • Jangan menjadi orang tua yang bagi nak kalian adalah dewa yang tidak bisa salah tapi cobalah menjadi sahabat anak ketika mereka mulai bisa memilih jalan-jalan hidupnya.
  • Jika orang tua marah merupakan bentuk kasih sayang lantas bagaimana sikap anak mencobalah menjadi samudra yang tetap kembali jernih dan terpaut sebuah kesegaran buat yang membasuh wajahnya.
  • Bagi seorang anak, sejahat-jahatnya orang tua atau semarah-marahnya beliau adalah bentuk kasih sayang yang sulit diungkapkan secara langsung, terkadang
  •  Wahai anak- bersyukurlah kalian berada ditengah malaikat berwujud manusia yang selalu membuatmu tertawa dan belajar menangis dari sesuatu.
  • Waktu tak akan kembali luangkan waktu untuk orang-orang yang kita cintai.
  •  Jimat sakti saat genting dalam melakukan sesuatu baik maupun buruk tolong ingat kembali nama kedua orang tuamu dan sematkan dinuranimu insyaAllah akan mikir jernih sebelum berbuat.
  •  Cinta pembuka dan penutup jalan saat pikiran dan logika menguasai.

Bismillah belajar dari kisah keluarga Kabhi kushi Kabhie Gham ini, tetaplah satu maka kesusahan apapun akan dilalui meski tetap berdarah-darah tapi keluarga selalu jadi tempatmu kembali.

Sayangi mereka sebelum pergi, sebelum dijemput kembali
sebenernya udah ga ke hitung nonton film ini berapa kali belum yang lewat tv, terakhir nonton lagi di youtube hiii

sukses terus cuuple idola


#Tantanganpekan2
#nonfiksi
#OneDayOnePost




Komentar